Moses Inwang
sebagai Director
The drama film For Old Times' Sake, starring Bernard Adode, Alhaji Ali, Eucharia Anunobi Ekwu, etc., directed by Moses Inwang, was released on September 20, 2019 in Nigeria. It tells the story of Andrew, a dance teacher is struggling to keep his dance studio afloat. Along comes Catherine, who enrolls for some of his classes but brings along a lot of baggage. This is a Drama film with a runtime of 108 minutes and its worldwide box office is not listed in the available detail data. It has received a rating of 3.3/10 from 15 viewers.
Moses Inwang
sebagai Director
Bernard Adode
sebagai Waiter 1
Alhaji Ali
sebagai Suya Man
Eucharia Anunobi Ekwu
sebagai Mrs Omalu
Brume Benson
sebagai Secretary
Femi Branch
sebagai Dotun
Uru Eke
sebagai Catherine
Blessing Emmanuel
sebagai Waiter 3
Edidiong Emmanuel
sebagai Waiter 4
Inna Erizia
sebagai Patience
Jojo Ewuru
sebagai Ada
Moshood Fattah
sebagai Tonye
Andrew Ijeh
sebagai Lawyer 2
Imoikor Joseph
sebagai Lawyer 1
Oluwatosin Kupoluyi
sebagai Uche
Anthony Monjaro
sebagai Richard Doyle
Ruth Nkweti
sebagai Jemima
Moses Ogri
sebagai Waiter 2
Chris Okagbue
sebagai Andrew
Alexandra Kureave Hul
sebagai Writer
Ketersediaan dapat berbeda menurut negara, bahasa, dan jendela rilis. Sebagian judul sudah termasuk dalam langganan platform, sementara judul lain mungkin memerlukan penyewaan, pembelian, atau akses melalui aplikasi. Katalog streaming dan perjanjian lisensi diperbarui secara berkala sehingga opsi pemutaran dapat berubah. Untuk pengalaman menonton paling akurat, periksa daftar terbaru pada layanan pilihan Anda dan pastikan dukungan wilayah, opsi subtitle, serta kompatibilitas perangkat sebelum memulai.
127A Smithfield Road, Frederiksted, Virgin Islands
Castle Rock Entertainment
21 kemenangan & 43 nominasi total
Unduh paket MovieBox terbaru untuk seluler, versi FM, dan APK yang kompatibel dengan TV. Pilih paket yang sesuai dengan perangkat dan wilayah Anda, lalu ikuti panduan instalasi resmi untuk kompatibilitas dan keamanan terbaik.
When I stumbled upon this 2019 Nigerian drama from writer Alexandra Kureave Hul and director Moses Inwang, I had no idea what I was in for. I had never heard about the movie, but still opted to sit down and watch it, since it was a movie that I hadn't already seen, much less actually heard about. Writer Alexandra Kureave Hul didn't exactly deliver a script and storyline that found much of any appeal with me. The narrative was simply too slow paced, too mundane and devoid of anything interesting. And truth be told, the movie never was off to a flying start, because it started off in a nose-dive, and the movie never leveled up or ascended. And that made it a very boring movie to sit through. And it didn't help much that the character gallery was about as interesting as uncooked broccoli. Suffice it to say that I wasn't familiar with a single actor or actress on the cast list, given my extremely limited exposure to the Nigerian cinema. The acting performances were actually fair enough, just a shame that the actors and actresses virtually had nothing to work with. Actually, I ended up tossing the towel in the ring just a mere 25 minutes into the ordeal. But by then I just couldn't take any more of the punishment that is "For Old Times' Sake". And believe you me when I say that I am never returning to attempt finish watching this particular movie. I am sure that there is an audience out there for a movie such as what director Moses Inwang delivered. I just happened to not be a part of that particular target audience. My rating of "For Old Times' Sake" lands on a two out of ten stars.
Film yang bagus!
Uraian mendetail tentang perubahan harga terbaru, alasan pengguna mempertimbangkan kembali pengaturan menonton, dan cara mengevaluasi alur alternatif tanpa kehilangan kebiasaan penemuan Anda.
Pelajari alur yang tepat untuk memasang APK Movie Box: dasar-dasar versi terlebih dahulu, lalu langkah pemasangan yang bersih, dan terakhir cara memilih antara jalur TV, iOS, Web, dan penggunaan aplikasi.
Ulasan panjang yang membahas mengapa Project Hail Mary menonjol pada 2026: kualitas adaptasi, penceritaan ilmiah, kedalaman emosional, dan reaksi penonton.
Cerita komedi dirancang untuk menghibur lewat humor. Format populer meliputi komedi situasi, humor ala sketsa, komedi dunia kerja, dan komedi romantis.
Judul aksi menekankan kegembiraan, konflik fisik, tokoh heroik, dan penceritaan yang cepat. Judul petualangan sering menampilkan eksplorasi, bertahan hidup, atau perjalanan epik.
Drama kriminal mengikuti penyidik, detektif, pengacara, atau jurnalis saat memecahkan kasus kriminal. Cerita misteri mendorong penonton mengungkap petunjuk bersama para tokoh.
Fiksi ilmiah mengeksplorasi teknologi futuristik, perjalanan luar angkasa, kecerdasan buatan, realitas alternatif, dan spekulasi ilmiah.
Penceritaan horor menciptakan ketegangan lewat tekanan psikologis, peristiwa supernatural, monster, atau skenario bertahan hidup.
Cerita romantis berfokus terutama pada hubungan, alur cinta, dan perkembangan emosional antartokoh.
Animasi mencakup karya untuk anak-anak, keluarga, dan orang dewasa, mulai dari konten edukatif hingga penceritaan dramatis yang kompleks.
Cerita romantis berfokus terutama pada hubungan, alur cinta, dan perkembangan emosional antartokoh.